Indonesia Terpolarisasi

pp_14-06-10_polarizationtiles_01

Pemilihan umum 2014 sudah berlalu hampir dua tahun, tetapi masyarakat Indonesia masih belum dapat terlepas dari dampak besar yang terjadi, yaitu polarisasi politik. Perseteruan dua kubu politik membuat polarisasi yang terjadi tidak hanya pada tingkat pendukung partisan, tetapi juga masyarakat secara luas. Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 sukses membelah kelompok politik menjadi dua kubu yang bertarung sengit, bahkan masih terbawa hingga sekarang, hampir dua tahun pasca pilpres.

Continue reading

Advertisements

Menjadi Indonesia melalui The Indonesia Choir


google.com

The Indonesia Choir
Bagaimanakah Anda mencintai Indonesia? Pertanyaan ini diajukan Romo Muji Sutrisno kepada penonton konser bertajuk Menjadi Indonesia yang dibawakan anak-anak, remaja, dan dewasa muda dari kelompok paduan suara The Indonesia Choir, dan The Indonesia Children Choir di Goethe Institute.
Tanpa menunggu jawaban dari penonton, Romo Muji menjawab sendiri pertanyaannya. “Ada yang mencintai Indonesia dengan membangun Taman Mini Indonesia Indah. Ada yang dengan cara mengurus PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia)”.
Romo Muji betul. Banyak cara dilakukan manusia untuk mencintai negerinya, seperti kata filsuf Rene de Clerq,

“Hanya ada satu negeri yang dapat menjadi negeriku. Negeri itu tumbuh dari perbuatan. Dan Perbuatan itu adalah perbuatanku.”

…baca selanjutnya disini

Di Balik Masa Jaya VOC: Apakah menjadi Sejarah yang Berulang?

Photobucket
dapet bacaan bagus dari notes temen saya di fb, hehe 😀
teman saya ini abis baca buku
Agenda-Mendesak Bangsa: Selamatkan Indonesia!
karya Bapak Moh. Amien Rais. tahun 2008.
dia merangkumkan beberapa bagian yang menarik, salah satunya mengenai VOC alias Vereenigde Oost-Indische Compagnie (Serikat Perusahaan Hindia-Timur) dan hubungannya dengan ‘sejarah berulang’.
…baca selanjutnya disini